Skip to main content
syairpuisiq.com

follow us

Rindu

Puisi Rindu, Kumpulan Puisi Rindu, Kumpulan Puisi Cinta, Kumpulan Puisi Galau

Hai!
Namaku, rindu.
Bolehkah aku bertamu di puisimu?
Aku kedinginan...
Sejak lepas landas dari sepatah hati.
Aku bingung mencari tambatan.
Satu ruang untukku pulang.

Hai!
Namaku, rindu.
Setelah kau izinkan berteduh dihatimu,
Boleh, kan? Aku ceritakan perjalananku?
Aku kelelahan...
Sejak tidak dipedulikan sepatah hati,
Aku jenuh di-dikte waktu.
Ketika seseorang yang melahirkanku,
Mulai menutup rahimnya,
Agar aku menjadi rindu terakhir dihatinya.

Hai!
Namaku, rindu.
Setelah kau mendengar ceritaku,
Boleh kan aku hidup selamanya, dihatimu?
Sejak aku piyatu,
Aku menua sendirian.
Ketika seseorang mengirimku untuk dilupakan...
Aku kehilangan seluruhku,
Sebagai sesuatu yang menyedihkan.

By : Devan Rafandra Gibran
.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar